0 item in the bag

No products in the cart.

Tipe dan sifat Kulit Asli Berdasarkan Jenis Hewan yang Digunakan

Popularitas penggunaan tas kulit semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir, walaupun dikenal sebagai salah satu produk yang mahal, banyak penggemar yang selalu memburunya, bahkan penggunanya semakin meningkat pesat dari tahun ke tahun.

Menggunakan Tas Kulit saat ini memang merupakan salah satu jenis gaya yang cukup populer. Hal ini disebabkan kerena barang-barang yang terbuat dari kulit asli memang memiliki kelebihan-kelebihan tersendiri. Selain memiliki daya tahan yang luar biasa.

Gengsi adalah salah satu faktor kenapa produk dari bahan kulit ini layak untuk diburu. Ya, tas yang terbuat dari bahan kulit yang asli memiliki banyak daya tarik. Salah satu daya tarik lain yang dimiliki oleh tas yang terbuat dari bahan kulit adalah jenis-jenis kulit yang bisa digunakan.

Ya, jenis kulit yang bisa digunakan untuk membuat tas ada sangat banyak, beberapa akan kami jelaskan dibawah bahan kulit apa saja yang sering digunakan dalam sebuah produk tas kulit. Meskipun secara teori hamper semua jenis kulit bisa disamak dan dijadikan tas atau dompet kulit wanita, bahkan kulit ikan yang sering kita konsumsi sehari-hari pun bisa menjadi sebuat produk tas atau dompet yang cantic.

Jenis-jenis kulit yang bisa digunakan untuk tas dibedakan menjadi 3. Yaitu jenis bahan baku yang digunakan, jenis kulit berdasarkan teksturnya dan juga jenis kulit berdasarkan cara pengolahannya. Bagi anda yang penasaran, berikut ini akan dijelaskan mengenai jenis-jenis kulit yang bisa anda bedakan berdasarkan bahan dasar kulit yang digunakannya.

 

Kulit dari hewan sapi yang masih muda

Kulit sapi muda memiliki beberapa kelebihan sehingga menjadi pilihan yang sangat baik untuk pembuatan tas kulit. Salah satu jenis kulit yang pertama yang sangat populer digunakan untuk membuat tas adalah kulit dari hewan sapi muda.

Jenis kulit ini merupakan jenis kulit yang paling populer digunakan untuk membuat tas. Hal ini disebabkan karena jenis bahan kuilt hewan ini memiliki tekstur yang tipis serta memiliki bentuk dasar yang sudah halus. Bukan hanya itu saja, jenis Tas Kulit Asli yang dibuat dengan menggunakan bahan dasar ini sejak awal digunakan sudah memiliki sifat yang lentur sehingga lebih nyaman untuk digunakan.

Karena sifatnya ini, jenis kulit hewan sapi menjadi cukup populer. Bukan hanya itu, harga yang dimiliki oleh bahan tas dari sapi muda ini juga tidak begitu mahal sehingga cukup banyak digunakan dalam pembuatan tas, sepatu atau gantungan kunci mobil.

Kulit domba

Pilihan berikutnya yang cukup populer adalah kulit domba, kulit domba atau dikenal juga dengan lambskin merupakan salah satu jenis kulit yang mudah ditemukan di luar Indonesia. Jenis kulit ini merupakan jenis kulit yang memiliki tekstur lebih lembut daripada kulit dari bahan sapi muda.

Kebanyakan kulit domba lebih sering digunakan untuk produk pakaian seperti jaket atau rompi, kemudian sarung tangan dan sebagainya. Tekstur yang lembut dengan serat yang lebih rapat menjadikan kulit ini pilihan utama jika kamu ingin membuat jaket atau sarung tangan.

Shell cordovan

Shell cordovan merupakan bahan kulit yang terbuat dari bokong kuda. Karena diambil dari bagian ini, kulit bahan yang dihasilkan memiliki sifat yang keras dan juga padat. Biasanya hasil akhir dari pembuatan bahan ini memiliki sifat permukaan yang mengkilap.

Di Indonesia bahan ini tidak terlalu populer dibandingkan dengan dari bahan kulit sapi, karena ketersediaan bahan baku yang memang terbatas, sehingga dalam prosess produksi bisa menjadi lebih mahal dari bahan lainnya, walau secara kualitas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Chamois leather

Hewan lain yang kulitnya biasa dikeringkan dan digunakan untuk membuat barang-barang adalah hewan kambing. Sayangnya jenis kulit chamois leather ini bukan merupakan bahan yang mudah ditemukan di Indonesia. Pasalnya kambing yang digunakan untuk membuat bahan kulit ini merupakan kambing khusus yang berasal dari pegunungan Eropa. Jenis kulit ini juga populer dengan nama wash leather atau juga shammy.

Kulit babi

Babi bisa dikatakan sebagai hewan yang cukup populer di beberapa komunitas di Indonesia. Akan tetapi babi tidak banyak dikonsumsi sebanyak sapi oleh karena itu jarang ada yang menggunakannya untuk bahan pembuatan tas asli di Indonesia. Masalah keharaman dari kulit jenis ini juga mengakibatkan kulit ini tidak menjadi pilihan untuk sebuah produk.

Biasanya toko yang jual tas kulit asli menggunakan bahan kulit sapi yang lebih mudah ditemui, selain itu di Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah muslim menghindari segala sesuatu dari hewan babi. Sebaiknya kita sedikit teliti mengenai produk dari bahan ini, karena kalau sudah menjadi produk tentu sulit untuk membedakanya, khususnya bagi orang awam.

Kulit bison

Satu lagi jenis hewan yang kulitnya digunakan untuk membuat tas kulit pria hewan ini adalah hewan bison. Hewan bison merupakan hwan yang memiliki kulit yang unik. Hal ini juga bisa anda lihat ketika kulit bison dikeringkan dan diolah menjadi bahan untuk fashion.

Kulit Byson memiliki tekstur yang kasar dan juga menonjol membuat kulit dari bison ini cukup populer dikalangan pecinta bahan kulit karena memiliki keunikan tersendiri. Grain yang dimiliki oleh kulit dari bison ini lebih lebar dan juga lebih kasar sehingga sangat unik ketika digunakan.

Kulit kanguru

Sebelumnya, babi disebut-sebut sebagai salah satu kulit yang paling kuat ketika dibuat sebagai bahan fashion. Ya memang benar, akan tetapi selain kulit babi masih ada kulit lainnya yang memiliki kekuatan setingkat dengan kulit babi, ia adalah kulit kanguru.

Kulit kanguru dapat dibuat menjadi sebuah bahan yang kuat tapi tetap memiliki tekstur yang ringan. Bahkan hasil kulit kanguru yang dibuat menjadi bahan tas kulit wanita akan memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan dengan kulit sapi atau kulit kambing.

Kulit buaya

Jenis kulit lain yang bisa digunakan untuk membuat berbagai produk fashion salah satunya adalah kulit buaya. Kulit buaya merupakan salah satu jenis kulit yang termasuk dalam jenis kulit yang eksotis jenis kulit ini disebut eksotis karena hasil dari kulit buaya memiliki tekstur yang sangat unik.

Sayangnya untuk harga tas kulit yang terbuat dari bahan ini pasti sangat mahal. Hal ini disebabkan karena jenis bahan kulit buaya merupakan jenis bahan yang sangat langka. Bukan hanya langka, kulit buaya juga termasuk dalam salah satu kulit yang premium dan memiliki proses produksi yang sangat rumit. Hal inilah yang menyebabkan jenis kulit ini sangat jarang ditemukan di Indonesia.

Kulit ular

Jika kulit buaya populer dengan teksturnya yang sangat memesona, kulit ular ini cenderung lebih lembut dan tidak memiliki tekstur. Bahan ini lebih halus dan juga lebih tipis. Hal ini juga bepengaruh pada kekuatan yang dimiliki oleh kulit ular ini.

Akan tetapi meski tidak memiliki tekstur yang eksotis seperti kulit buaya, kulit ular ini termasuk dalam salah satu bahan kulit yang paling eksotis. Hal ini disebabkan karena adanya tekstur sisik dan juga warna-warna dari kulit ular yang sangat menarik.

Kulit kadal

Jenis kulit yang satu ini tidak kalah indah dibandingkan dengan kulit buaya dan juga kulit ular. Hal ini menyebabkannya sering digunakan tanpa di poles kembali. Selain karena keindahan yang dimilikinya, kulit dari hewan reptil ini juga merupakan salah satu kulit yang paling lentur dan juga lembut. Mengapa? Hal ini disebabkan karena kulit dari hewan kadal ini tidak mengandung kalsium.

Kulit burung unta

Satu lagi spesies yang bisa menghasilkan jenis kulit yang eksotis. Ia adalah hewan burun unta. Burung unta memang banyak ditemukan di Afrika. Hal inilah yang menyebabkan jenis kulit dari burung ini tidak banyak ditemukan di Indonesia.

Bulu yang dimilikinya meninggalkan bintik-bintik yang unik di kulitnya sehingga kulit ini juga disebut sebagai salah satu kulit yang eksotis. Untuk menemukan jenis toko yang jual tas kulit dari bahan ini anda bisa ke luar negri atau mencari bahan sintetisnya di Indonesia.

 

%d bloggers like this: