Perbedaan Kulit Sapi Pullup dan Nabati

Bagi Anda yang sering bertanya mengenai kulit sapi, Mengapa produk yang menggunakan material kulit sering sekali menggunakan kulit sapi? Karena kulit sapi memang sudah familiar digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan tas, dompet pria, dompet wanita, sendal kulit maupun sepatu kulit dan produk-produk lainnya. Kulit sapi memang lebih popular daripada kulit domba, rusa, maupun kulit hewan lainnya.

Alesannya adalah karena kulit sapi memiliki cirikhas dan tekstur dibagian kulit itu sendiri, jadi lebih awet atau tahan lama. Sehingga kulit sapi banyak digunakan untuk produk kerajinan seperti tas kulit, dompet kulit pria, dompet kulit wanita, sendal kulit maupun sepatu kulit. Inilah perbedaan kulit sapi pullup dan kulit sapi nabati :

1. Kulit Sapi Pullup

Kulit Sapi Pull up adalah jenis kulit sapi anilin yang diproses dengan menggunakan oil dan wax. Saat kulit ditarik maka akan terlihat atau menampakan perubahan warna pada warna dasar aslinya.

Ketika kulit sapi ditarik, maka oil dan wax akan terpisah dan terlihat atau menunjukan warna di lekukan akan lebih jelas maupun terang dibandingkan warna di permukaan bagian atas. Kulit ini rentan jika terkena goresan, gesekan benda atau kaku. Akan tetapi pada umumnya goresan atau gesekan yang akan merubah warna, jika digosok maka warna yang berubah tadi akan kembali seperti warna dasar permukaan kulit.

Sifat Kulit :

  • Tebal
  • Lembut
  • Lentur

Ukuran Kulit :

  • Ukuran badan penuh 40sq – 50sq
  • Ukuran setengah badan 22sq – 30sq
  • Ukuran bisa bervariasi juga, tergantung sapi yang diproses

Jadi, harga jenis kulit sapi pullup ini akan lebih mahal daripada jenis kulit nabati, krom maupun jenis kulit lainnya. Kulit ini sangat cocok sekali jika digunakan karajinan untuk membuat produk-produk seperti tas kulit, dompet kulit pria, dompet kulit wanita, sendal kulit maupun sepatu kulit dengan kualitas super premium.

2. Kulit Sapi Nabati

Kulit sapi nabati adalah kulit yang diolah melewati proses penyamakan nabati untuk mendapatkan kualitas kulit sapi yang natural. Kulit ini di rendam menggunakan akasia (genus dari semak-semak dan pohon yang termasuk dalam subfamili Mimosoideae dari familia Fabaceae) sehingga kulit dapat memunculkan warna coklat muda, coklat tua, kemerah-merhan dan putih kecoklatan.

Warna kulit itu sendiri berasal dari berbagai faktor yang menentukan kulit dengan spesifikasi warna yang kita inginkan. Pengaruhnya cuaca atau bahan nabati (akasia) akan menentukan kualitas dari warna dan kulit itu sendiri dengan bagaimana cara penyamakan nya.

Sifat kulit :

  • Tebal
  • Kaku

Ukuran kulit :

  • Ukuran badan penuh 30sq – 68sq
  • Ukuran setengah badan 12sq – 35sq
  • Ukuran bisa bervariasi juga, tergantung sapi yang diproses

Jenis kulit nabati ini lebih banyak digunakan untuk produk bahan kulit seperti tas kulit, dompet kulit pria, dompet kulit wanita, sendal kulit, sepatu kulit, dan leather goods. Selain kualitasnya cukup baik, harganya tidak terlalu mahal dibandingkan dengan jenis kulit sapi pullup atau kulit lainnya. Sehingga anda dapat tetap memiliki tas kulit, dompet kulit pria, dompet kulit wanita, sendal kulit, sepatu kulit, yang tetap terjaga keaslian kulitnya dan harganyapun bisa terjangkau.

Copyright © 2018 Ethnica Leather
%d bloggers like this: